Beranda Kejaksaan Kejari Buol Akan Segera Lakukan Penyelidikan, Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS di SMAN 1 Paleleh Yang Viral di Media

Kejari Buol Akan Segera Lakukan Penyelidikan, Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS di SMAN 1 Paleleh Yang Viral di Media

oleh Admin Teknis
0 komentar 71 tayangan

Buol, Derap News.com –
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buol,
Adhitya Trisanto, S.H.,M.H melalui, Kepala Seksi Pidana khusus ( Kasi Pidsus) dan juga PLH Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Buol, Arbin SH. MH memastikan dalam waktu dekat, akan segera pihaknya melakukan telaah dan menyelidiki terhadap kasus dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 1 Paleleh.

“Progres penanganan kasus dugaan penyelewengan BOS di SMAN 1 Paleleh dalam waktu dekat akan akan di lakukan penyelidikan guna memastikan penggunaan dana BOS sesuai dengan aturan atau ada potensi penyalahgunaan dana pendidikan di wilayah tersebut,” ujarnya kepada awak media saat di temui diruang kerjanya Selasa, (25/02/2025)

Dikatakannya, terkait kasus tersebut pihaknya akan melakukan penyelidikan dan mendalami dugaan penyimpangan anggaran yang dapat menyebabkan adanya kerugian negara. Pasalnya, sektor pendidikan merupakan salah satu sektor krusial yang memerlukan pengelolaan anggaran yang bersih dan akuntabel.

“Dana pendidikan seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan untuk anak-anak didik harus digunakan sebaik mungkin, bukan untuk kepentingan pribadi segelintir oknum,” jelas Kasi Pidsus

Dia menegaskan, komitmen Kejaksaan Negeri (Kejari) Buol untuk memberantas setiap bentuk korupsi tanpa pandang bulu. Tidak ada toleransi bagi siapapun yang terlibat dalam tindak pidana korupsi. Pihaknya akan terus mengusut tuntas dan memastikan bahwa pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

Namun demikian kata Arbin, pihaknya tetap akan bekerja secara profesional dan transparan untuk dapat mengungkap secara keseluruhan dugaan korupsi.

“Yang jelas, kami akan bekerja secara profesional dan transparan dan tidak akan mentolerir segala bentuk penyelewengan dana yang merugikan negara,” tegasnya

Selanjutnya mantan Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Papua menyebutkan, dalam konteks ini, media memainkan peran vital tidak hanya sebagai alat kontrol sosial, tetapi juga dalam membentuk opini publik serta menekan pemerintah dan aparat hukum untuk bertindak tegas.

Media, harus menjadi sarana utama dalam mengungkap dan mempublikasikan kasus-kasus korupsi.

“Akan tetapi pemberantasan korupsi bukan hanya tugas media dan aparat penegak hukum semata. Diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya untuk menciptakan sistem yang lebih transparan dan akuntabel,” tutup Kasi Pidsus

Laporan : Tomy

Kamu mungkin juga suka

Tinggalkan Komentar

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00